Multistakeholder Collaboration In Poverty Reduction In Surabaya City To Support The SDGs

Authors

  • Yudiyanto Tri Kurniawan Badan Riset dan Inovasi Daerah Provinsi Jawa Timur
  • Henny Hidayanti Badan Riset dan Inovasi Daerah Provinsi Jawa Timur

Keywords:

Extreme Poverty, Labor-Intensive Program, SDGs, 5P Empowerment, Multistakeholder Collaboration

Abstract

Extreme poverty in Surabaya City is a multidimensional problem that requires sustainable intervention through collaboration between various parties. This study aims to analyze the existing conditions of the Labor-Intensive Program in Surabaya City as a poverty alleviation instrument in support of the Sustainable Development Goals (SDGs). Using a qualitative approach and Edi Suharto's 5P empowerment analysis, this study examines the program's processes of enabling, strengthening, protecting, supporting, and maintaining. The results indicate that the Labor-Intensive Program has successfully utilized unused government assets to create jobs for Beneficiary Families (KPM). The Surabaya City Government has integrated P3KE data through a barcode stickering system to ensure accurate targeting of aid. Functionally, this program has supported the achievement of SDG 1 (No Poverty) by increasing the purchasing power of beneficiaries (KPM) and SDG 8 (Decent Work and Economic Growth) through job creation at the grassroots level. However, the main challenges identified are economic sustainability and a "dependency mentality" on social assistance among beneficiaries. The study concluded that current multistakeholder synergy requires strengthening market protection and maintaining empowerment outcomes so that beneficiaries can achieve long-term economic independence and permanently escape the trap of extreme poverty.

References

Ana Rosaliana, & Susi Hardjati. (2019). Efektivitas Pelaksanaan Program Bantuan Pangan Non Tunai (Bpnt) Di Kecamatan Wonocolo, Kota Surabaya. Public Administration Journal, 2(2), 96–110. http://paj.upnjatim.ac.id/index.php/paj/article/view/13

Darajat, A. H., & Ekasari, S. (2021). Efektivitas Implementasi Program Keluarga Harapan (PKH) Dalam Upaya Penanggulangan Kemiskinan (Studi Pada Dinas Sosial Kabupaten Blitar). Jurnal Translitera, 10(1), 8–14. https://doi.org/10.31857/s013116462104007x

Kurniawan, Y. T. (2013). Evaluasi Program Jalinkesra tahun 2013 dan Alternative Rancangan Model Percepatan Pengentasan Kemiskinan RTSM di Kelurahan Bunulrejo, Kecamatan Blimbing, Malang.

Munawar Noor. (2013). Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Perkotaan (PNPM-MP) Untuk Penanggulangan Kemiskinan. Serat Acitya – Jurnal Ilmiah UNTAG Semarang, 113–124.

Musrofah, & Angin, R. (2015). Implementasi Program Peningkatan Keberdayaan Masyarakat ( PPKM ) Pola Mandiri Dalam Pengentasan Kemiskinan. UNMUH JEMBER, 1–15. https://repository.unmuhjember.ac.id/835/1/JURNAL.pdf

Novitasari, N. N. P., & Meirinawati. (2019). Manajemen Strategi Program Jalin Matra PK2 Manajemen Strategi Program Jalan Lain Menuju Mandiri dan Sejahtera ( Jalin Matra ) melalui Penanggulangan Kerentanan Kemiskinan ( PK2 ) Di Desa Wringinpitu , Kecamatan Mojowarno , Kabupaten Jombang. PUBLIKA, 7(1), 1–8. https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/publika/article/view/26937/24653

Rachman, B., Agustian, A., & Wahyudi, N. (2018). Efektivitas dan Perspektif Pelaksanaan Program Beras Sejahtera (Rastra) dan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT). Analisis Kebijakan Pertanian, 16(1), 1–18. https://doi.org/10.21082/akp.v16n1.2018.1-18

Sulaksono, B., Mawardi, M. S., Utari, V. Y. D., Widyaningsih, D., & Prasetyo, D. D. (2013). Penggunaan Kartu Perlindungan Sosial ( KPS ) dan Pelaksanaan Bantuan Langsung Sementara Masyarakat ( BLSM ) 2013. Laporan Penelitian Lembaga Penelitian Smeru.

Sutter, C., Bruton, G. D., & Chen, J. (2019). Entrepreneurship as a solution to extreme poverty : A review and future research directions. Journal of Business Venturing, 34(1), 197–214. https://doi.org/10.1016/j.jbusvent.2018.06.003

Usrotul Hasanah, & Alfiana, S. D. (2020). Implementasi (Jatim Puspa) Di Desa Sumberkolak Kecamatan Panarukan Kabupaten Situbondo Usrotul. 22(July), 1–23. chrome-extension://efaidnbmnnnibpcajpcglclefindmkaj/http://repository.unars.ac.id/id/eprint/509/1/C.1.7 Implementasi %28JATIM PUSPA%29 Di Desa Sumberkolak Kecamatan Panarukan Kabupaten Situbondo.pdf

Wiku, F., Rotinsulu, T. O., & Walewangko, E. N. (2020). Analisis Pengaruh Bantuan Sosial (Pkh Dan Kube) Terhadap Tingkat Kesejahteraan Masyarakat Di Kabupaten Minahasa Tenggara. Jurnal Pembangunnan Ekonomi Dan Keuangan Daerah, 21(2), 1–16. https://www.academia.edu/97097570/Analisis_Pengaruh_Bantuan_Sosial_PKH_Dan_Kube_Terhadap_Tingkat_Kesejahteraan_Masyarakat_DI_Kabupaten_Minahasa_Tenggara

Yulistiyono, H. (2015). Implementasi Program Gerdu Taskin Terhadap Pemberdayaan Lembaga Keuangan Mikrodi Jawa Timur ( Studi Kasus Kabupaten Bojonegoro dan Tuban ). Media Trend, 10(2), 196–216.

Badan Penelitian dan Pengembangan Provinsi Jawa Timur. (2024). Analisa Dampak Kebijakan Penurunan Tingkat Kemiskinan Ekstrim Terhadap Keberdayaan Keluarga Miskin di Jawa Timur. Surabaya: Balitbang Jatim.

BPS Kota Surabaya. (2023). Kota Surabaya Dalam Angka 2023.

Suharto, E. (2010). Membangun Masyarakat Memberdayakan Rakyat. Bandung: Alfabeta.

TNP2K. (2021). Data Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem.

Downloads

Published

2026-03-17

How to Cite

Kurniawan, Y. T., & Hidayanti, H. . (2026). Multistakeholder Collaboration In Poverty Reduction In Surabaya City To Support The SDGs. DAS CONFERENCE INTERNATIONAL SERIES, 3, 159–166. Retrieved from https://journal.das-institute.com/index.php/proceeding/article/view/1239