DARI PEKARANGAN MENUJU KESEHATAN PROGRAM BUDIDAYA TOGA UNTUK MEWUJUDKAN DESA SEHAT DI DESA RENDENG, KECAMATAN GEBANG, KABUPATEN PURWOREJO

Authors

  • Rahmat Lutfi G Universitas Sains Al-Qur'an
  • Taliya Farkhah Universitas Sains Al Qur'an
  • Hasna Abiyyu Universitas Sains Al Qur'an
  • Alfan Alfareza Universitas Sains Al Qur'an
  • Nala Furi A Universitas Sains Al Qur'an
  • Syahrul Sidiq Universitas Sains Al Qur'an
  • Iman Ahsani Y Universitas Sains Al Qur'an
  • Aji Prasetyo Universitas Sains Al Qur'an
  • Ahmad Ubayyu N Universitas Sains Al Qur'an
  • Inno Muji S Universitas Sains Al Qur'an
  • Sofan Mujahid Universitas Sains Al Qur'an
  • Mir’ati Islami Universitas Sains Al Qur'an
  • Siti Wahyuningsih Universitas Sains Al Qur'an
  • Trifa Fadilah Universitas Sains Al Qur'an
  • Maulidya Anggraeni P A Universitas Sains Al Qur'an
  • Yuan Riva A Universitas Sains Al Qur'an

Keywords:

Family Medicinal Plants, Yard Utilization, Community Service, Family Health, Community Empowerment

Abstract

Indonesia memiliki keanekaragaman hayati tanaman obat tradisional yang potensial untuk dikembangkan melalui budidaya Tanaman Obat Keluarga (TOGA) di lahan pekarangan rumah, terutama di wilayah pedesaan seperti Desa Rendeng, Kecamatan Gebang, Kabupaten Purworejo, di mana akses layanan kesehatan terbatas dan lahan pekarangan belum dimanfaatkan optimal. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan kemandirian kesehatan masyarakat melalui pemanfaatan sumber daya lokal, dengan fokus pada ibu rumah tangga dan kader kesehatan, untuk mendukung konservasi tanaman obat, pendidikan kesehatan, dan potensi ekonomi. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif melalui observasi partisipatif, wawancara dengan warga dan perangkat desa, serta dokumentasi selama 40 hari pada Januari-Februari 2026, meliputi sosialisasi, pelatihan budidaya, lokakarya pengolahan produk herbal, dan evaluasi. Hasil menunjukkan terwujudnya area hijau TOGA di lahan kosong, peningkatan pengetahuan dan keterampilan warga dalam menanam serta mengolah tanaman seperti garut, jahe, kencur, lidah buaya, lengkuas, kunyit, sereh, dan kumis kucing, serta tumbuhnya kesadaran terhadap manfaat kesehatan preventif dan ekonomi. Secara keseluruhan, program ini berhasil menciptakan masyarakat mandiri, sehat, dan berwawasan lingkungan melalui pengelolaan pekarangan yang berkelanjutan.

References

Adriana, A. N. I. (2023). Uji Efektivitas Kombinasi Ekstrak Lengkuas Merah (Alpinia purpurata K. Schum) dan Lengkuas Putih (Alpinia galanga L. Willd) Terhadap pertumbuhan Candida Albicans. Fito Medicine: Journal Pharmacy and Sciences, 14(2), 48-55.

Amin, A., & Waris, R. (2023). Edukasi Penggunaan Dan Cara Pengolahan Rimpang Jahe Sebagai Bahan Baku Obat Tradisional Di Desa Gunung Silanu, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa, 1(6), 789-795.

Aryani, N., dkk (2024). Pemanfaatan Lahan Kosong Menjadi Area Hijau Tanaman Obat Keluarga: Langkah Menuju Kesehatan Berkelanjutan. Nusantara Community Empowerment Review, 2(2), 56-62.

Dewi, M. L. (2022). Pengolahan Aloe Vera (Lidah Buaya) sebagai Minuman Sehat: Pengolahan Aloe Vera (Lidah Buaya) sebagai Minuman Sehat. Abdi Wiralodra: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(1), 35-45.

El-Yunusi, M. Y. M., & Idris, M. (2025). Pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) untuk Meningkatkan Kesehatan Masyarakat di Desa Grogol Sidoarjo. AL MURTADO: Journal of Social Innovation and Community Service, 2(1), 35-43.

Fachrurrozi, A., Prayogo, D. A., & Mulyanti, D. (2023). Strategi peningkatan mutu pelayanan kesehatan di rumah sakit: Systematic literature review. Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kedokteran, 2(1), 123-134.

Febriyanto, G. (2022). Efektivitas antibakteri minyak atsiri rimpang kencur (Kaempferia galanga L.) terhadap bakteri penyebab penyakit gigi dan mulut. Jurnal Kesehatan Tambusai, 3(4), 685-691.

Hazin, M., Setiawan, A. C., & Rahmawati, N. W. D. (2023). Pemberdayaan masyarakat dalam mengembangkan sentra tanaman obat keluarga (TOGA) dengan model ABCD di desa Jemundo. TRIMAS: Jurnal Inovasi dan Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(2), 27-35.

Moko, M. Y., Igirisa, S. R., & Harun, S. (2025). Pengembangan Pekarangan Hijau sebagai Intervensi Sosial dalam Meningkatkan Kesejahteraan Keluarga. KADARKUM: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 6(2), 205-215.

Pandini, G. A. P. I., Pharmawati, M., & Defiani, M. R. (2025). EKSTRAKSI DNA DAUN KUMIS KUCING (Orthosiphon stamineus Benth.) KERING. SIMBIOSIS, 14-27.

Putra, R. A., & Sembiring, N. A. B. (2024). Analisis Efektivitas Metode Penyuluhan pada Program Arurang Ngobatan Dina Pakarangan (UBARAN) dengan Pendekatan Kualitatif. Penyuluhan & Komunikasi Pembangunan Pertanian, 1(2), 46-58.

Rahayu, M. A., dkk (2024). Optimalisasi lahan pekarangan sebagai penggunaan tanaman obat keluarga (TOGA) untuk meningkatkan kesehatan masyarakat di Desa Balung Anyar Kecamatan Lekok. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(1), 181-191.

Rembet, I. Y., & Wowor, M. D. (2024). Manfaat jahe (Zingiber officinale Roscoe) untuk menurunkan kadar gula darah pada penyakit diabetes melitus tipe 2. Watson Journal Of Nursing, 2(2), 51-65.

Rismawati, M. A., & Ronald, R. P. R. (2024). Efektivitas Program Didikan Subuh dalam Meningkatkan Kesadaran Keagamaan: Studi Kualitatif PLB di Nagari Sumanik. JURNAL ISLAMIKA, 7(01), 22-33.

Rohmah, K. N., dkk (2024). Pengabdian Kepada Masyarakat Melalui Kuliah Kerja Nyata di Desa Tanggul Kulon. Jurnal Akademik Pengabdian Masyarakat, 2(5), 230-249.

Rohmah, M. N. (2024). Pemanfaatan dan kandungan kunyit (Curcuma domestica) sebagai obat dalam perspektif Islam. Es-Syajar: Journal of Islam, Science and Technology Integration, 2(1), 178-186.

Septiansyah, A., dkk (2025). Penguatan Manajemen Pemanfaatan Lahan Pekarangan melalui Program Tanaman Obat Keluarga (TOGA). Welfare: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(4), 707-713.

Setyaningrum, N. M. A., & Adi, A. C. (2022). Kajian Literatur: Potensi Umbi Garut sebagai Pangan Alternatif untuk Penderita Diabetes Melitus Literature Review: Potential of Garut Tuber as an Alternative Food for Diabetes Mellitus Patients.

Sinaga, R., dkk (2024). Peran Mahasiswa KKN Dalam Upaya Peningkatan Kesadaran Masyarakat Terhadap kebersihan lingkungan Didesa Parlondut. Jurnal Pelayanan dan Pemberdayaan Masyarakat, 41-48.

Sulistyowati, S. N. (2024). Optimalisasi Pemanfaatan Lahan Pekarangan Untuk Penanaman Tanaman Obat Keluarga. Jumat Pertanian: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 5(2), 92-98.

Susanti, L. D., dkk (2024). Budidaya tanaman obat keluarga sebagai upaya pemberdayaan masyarakat di Desa Tanggulangin. DEDIKASI: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 6(2), 145-160.

Triwibowo, A., dkk (2025). Sosialisasi dan Pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) sebagai Upaya Pemberdayaan Masyarakat dalam Bidang Kesehatan dan Ekonomi. DEDIKASI: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 7(1), 121-134.

Zhafira, A. S., & Farida, E. (2023). Pengaruh Tepung Umbi Garut (Maranta aryndinacea) terhadap Kandungan Gizi dan Sifat Organoleptik Mi Kering. Indonesian Journal of Public Health and Nutrition, 3(3), 296-305.

Downloads

Published

2026-02-03