Citizen : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia https://journal.das-institute.com/index.php/citizen-journal <p>The <strong>DAS Institute</strong> expertly manages<strong> CITIZEN</strong> and extends an open invitation to authors worldwide, embracing Indonesian and international contributors. This journal is a testament to the vast expanse of academic treasures encompassing various dimensions of life. It is dedicated to showcasing the richness of scholarly knowledge across many fields. <strong>CITIZEN</strong> emphasizes research with a multidisciplinary approach, covering diverse areas such as Economics and Business, Humanities, Social Sciences, Communication, Engineering, and Informatics. This journal aims to enlighten the broader community about the depth and breadth of scholarly pursuits in these interconnected disciplines, highlighting how they collectively contribute to our understanding of the world.</p> <p><strong>Journal Information</strong></p> <table class="data" style="height: 423px;" width="668" bgcolor="#FFFEFE"> <tbody> <tr valign="top"> <td width="20%">Journal title</td> <td width="80%"><strong>: CITIZEN : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia</strong></td> </tr> <tr valign="top"> <td width="20%">Initials</td> <td width="80%"><strong>: CITIZEN</strong></td> </tr> <tr valign="top"> <td width="20%">Abbreviation</td> <td width="80%"><strong>: CITIZ. J. Ilm. Multidiscip. Ind</strong></td> </tr> <tr valign="top"> <td width="20%">Frequency</td> <td width="80%"><strong>: 2 Bulanan</strong></td> </tr> <tr valign="top"> <td width="20%">DOI</td> <td width="80%"><span class="value"><strong>: 10.53866/jimi </strong></span></td> </tr> <tr valign="top"> <td width="20%">Print ISSN</td> <td width="80%"><strong><span class="value">:</span> -</strong></td> </tr> <tr valign="top"> <td width="20%">Online ISSN</td> <td width="80%"><strong><span class="value">:</span> <a href="https://issn.perpusnas.go.id/terbit/detail/20210731341068705" target="_blank" rel="noopener">2807-5994</a></strong></td> </tr> <tr valign="top"> <td width="20%">Editor-in-chief</td> <td width="80%"><strong>: Dr. Toufan Aldian Syah</strong></td> </tr> <tr valign="top"> <td width="20%">Managing Editor</td> <td width="80%"><strong>: Dr. Asep Sunarko<br /></strong></td> </tr> <tr valign="top"> <td width="20%">Management</td> <td width="80%"><strong>: DAS Institute</strong></td> </tr> <tr valign="top"> <td width="20%">Publisher</td> <td width="80%"><strong>: CV. DAS Mitra Edukasi</strong></td> </tr> <tr valign="top"> <td width="20%">Citation Analysis</td> <td width="80%"><strong>: <a href="https://scholar.google.co.id/citations?hl=id&amp;user=YXsnmXwAAAAJ&amp;view_op=list_works" target="_blank" rel="noopener">Google Scholar</a>| <a href="https://app.dimensions.ai/discover/publication?search_mode=content&amp;and_facet_source_title=jour.1422976" target="_blank" rel="noopener">Dimension</a> </strong></td> </tr> <tr valign="top"> <td width="20%">Abstracting and Indexing</td> <td width="80%"><strong>: <a href="https://scholar.google.co.id/citations?hl=id&amp;user=YXsnmXwAAAAJ&amp;view_op=list_works" target="_blank" rel="noopener">Google Scholar</a>| <a href="https://garuda.kemdiktisaintek.go.id/journal/view/24097" target="_blank" rel="noopener">Garuda</a> | <a href="https://issn.perpusnas.go.id/terbit/detail/20210731341068705" target="_blank" rel="noopener">ISSN Perpusnas</a> | <a href="https://search.crossref.org/?q=2807-5994&amp;from_ui=yes" target="_blank" rel="noopener">Crossref</a></strong></td> </tr> </tbody> </table> <p> </p> en-US info@das-institute.com (M. Arif Setyanugraha, S.T., M.E. ) contact@das-institute.com (Adinda Novelia Puspita) Tue, 27 Oct 2026 19:28:52 +0700 OJS 3.3.0.3 http://blogs.law.harvard.edu/tech/rss 60 Komparasi Metode Sarima Dan Prophet Dalam Meramalkan Jumlah Keberangkatan Penumpang Domestik Di Bandara Ngurah Rai https://journal.das-institute.com/index.php/citizen-journal/article/view/1581 <p><strong>Tujuan –</strong> Penelitian ini bertujuan membandingkan kinerja metode <em>Seasonal Autoregressive Integrated Moving Average</em> (SARIMA) dan Prophet dalam meramalkan jumlah keberangkatan penumpang domestik di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai.</p> <p><strong>Desain/metodologi/pendekatan –</strong> Penelitian menggunakan data bulanan keberangkatan penumpang periode Januari 2015 hingga Desember 2025 yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik Provinsi Bali. Tahapan analisis meliputi pengujian stasioneritas, identifikasi dan estimasi model, serta evaluasi akurasi peramalan. Kinerja model diukur menggunakan <em>Mean Squared Error</em> (MSE), <em>Root Mean Squared Error (RMSE)</em>, <em>Mean Absolute Error </em>(MAE), dan <em>Mean Absolute Percentage Error</em> (MAPE), dengan MAPE sebagai indikator utama. Spesifikasi Prophet menggunakan komponen tren, musiman aditif, dan regresor COVID-19.</p> <p><strong>Temuan –</strong> Prophet menghasilkan MAPE sebesar 8,93%, jauh lebih rendah dibandingkan SARIMA sebesar 26,41%. Prophet juga menghasilkan nilai MSE, RMSE, dan MAE yang lebih rendah. Temuan ini menunjukkan bahwa Prophet memiliki akurasi peramalan yang lebih baik dibandingkan model SARIMA terpilih untuk data keberangkatan penumpang yang dianalisis.</p> <p><strong>Keterbatasan penelitian/implikasi –</strong> Analisis terbatas pada data historis bulanan dari satu bandar udara. Penelitian selanjutnya perlu menguji kedua model pada beberapa bandar udara dan memasukkan variabel eksternal yang dapat memengaruhi permintaan penumpang.</p> <p><strong>Implikasi praktis –</strong> Temuan penelitian dapat membantu pengelola bandar udara dan otoritas penerbangan dalam menyusun proyeksi arus penumpang, mengalokasikan sumber daya, merencanakan kapasitas, dan mengambil keputusan operasional.</p> <p><strong>Orisinalitas/nilai –</strong> Penelitian ini memberikan bukti komparatif mengenai kinerja SARIMA dan Prophet menggunakan data penumpang yang mencakup periode sebelum, selama, dan setelah disrupsi COVID-19. Perbandingan ini mencakup spesifikasi Prophet dengan regresor COVID-19 untuk merepresentasikan periode pandemi.</p> Luh Intan Chandriyani, I Gusti Nyoman Yudi Hartawan, I Wayan Puja Astawa Copyright (c) 2026 Luh Intan Chandriyani, I Gusti Nyoman Yudi Hartawan, I Wayan Puja Astawa https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://journal.das-institute.com/index.php/citizen-journal/article/view/1581 Tue, 27 Oct 2026 00:00:00 +0700 Desain Karakter Komik Strip Instagram “Anti Mager” https://journal.das-institute.com/index.php/citizen-journal/article/view/1571 <p><strong>Tujuan</strong> – Penelitian ini bertujuan mengembangkan karakter berbasis kebutuhan audiens untuk komik strip Instagram “Anti Mager” sebagai media edukasi gaya hidup aktif bagi mahasiswa berusia 18–24 tahun.</p> <p><strong>Desain/metodologi/pendekatan</strong> – Penelitian menggunakan desain deskriptif kualitatif yang didukung analisis persentase sederhana serta mengikuti lima tahap berpikir desain, yaitu empati, pendefinisian masalah, pengembangan gagasan, pembuatan prototipe, dan pengujian. Data dihimpun melalui kuesioner awal terhadap 48 mahasiswa, wawancara dengan tujuh narasumber, observasi terhadap komik Instagram sejenis, serta kuesioner kedua untuk menilai preferensi desain dari 95 mahasiswa.</p> <p><strong>Temuan</strong> – Proses perancangan menghasilkan empat karakter dengan peran naratif yang saling melengkapi. Cika merepresentasikan perubahan kebiasaan secara bertahap, Naya menggambarkan hambatan untuk beraktivitas fisik, Bima memberikan dukungan dan teladan, sedangkan Juna menyampaikan informasi praktis. Responden memilih opsi 1 untuk Cika (73,7%), Naya (71,6%), dan Bima (47,4%), serta opsi 3 untuk Juna (49,5%). Selisih yang kecil antara opsi 1 dan opsi 3 pada karakter Bima menunjukkan preferensi visual yang relatif terbagi.</p> <p><strong>Keterbatasan penelitian/implikasi</strong> – Penelitian terbatas pada cakupan audiens yang relatif kecil dan hanya mengevaluasi preferensi visual, bukan efektivitas edukatif komik secara keseluruhan. Penelitian selanjutnya perlu melibatkan mahasiswa dari beberapa perguruan tinggi serta menguji pemahaman pesan, pengetahuan, dan aktivitas fisik sebelum dan setelah paparan komik.</p> <p><strong>Implikasi praktis</strong> – Temuan penelitian menyediakan dasar berbasis audiens untuk mengembangkan karakter yang relevan dan menyusun pesan kesehatan dalam konten edukatif Instagram yang ditujukan kepada mahasiswa.</p> <p><strong>Orisinalitas/nilai</strong> – Penelitian ini menerjemahkan pengalaman sedentari dan hambatan mahasiswa dalam melakukan aktivitas fisik menjadi empat peran karakter naratif serta memvalidasi alternatif visualnya melalui pengujian preferensi audiens.</p> Ridho Febriyanto, Alfian Candra Ayuswantana, Bayu Setiawan Copyright (c) 2026 Ridho Febriyanto, Alfian Candra Ayuswantana, Bayu Setiawan https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://journal.das-institute.com/index.php/citizen-journal/article/view/1571 Sat, 31 Oct 2026 00:00:00 +0700 Framing Ketaatan Kepada Pemimpin Dalam Komunikasi Digital Salafi: Studi Pada Instagram Syafiq Basalamah https://journal.das-institute.com/index.php/citizen-journal/article/view/1574 <p><strong>Tujuan</strong> – Penelitian ini menganalisis bagaimana Syafiq Basalamah, penceramah Salafi, membingkai ketaatan kepada pemimpin Indonesia di Instagram.<br /><strong style="font-size: 0.875rem;">Desain/metodologi/pendekatan</strong><span style="font-size: 0.875rem;"> – Penelitian kualitatif ini menggunakan analisis </span><em style="font-size: 0.875rem;">framing</em><span style="font-size: 0.875rem;"> Gamson dan Modigliani terhadap tujuh unggahan akun @syafiqrizabasalamah_official, dipilih secara purposif dari periode 1 Agustus - 5 September 2026 yang berkaitan dengan pemimpin atau pemerintah. Unggahan ditranskripsikan dan dikode berdasarkan </span><em style="font-size: 0.875rem;">framing devices</em><span style="font-size: 0.875rem;"> dan </span><em style="font-size: 0.875rem;">reasoning devices</em><span style="font-size: 0.875rem;">, lalu disintesis menjadi bingkai inti (</span><em style="font-size: 0.875rem;">core frame</em><span style="font-size: 0.875rem;">).<br /></span><strong style="font-size: 0.875rem;">Temuan</strong><span style="font-size: 0.875rem;"> – Ketaatan kepada pemimpin dibingkai sebagai kewajiban agama yang bersyarat, bukan “taat buta”, selama tidak bertentangan dengan ajaran Islam. Ketaatan disertai doa dan nasihat lembut, sedangkan kritik keras tidak dianjurkan. Kesulitan sosial dan ekonomi lebih dikaitkan dengan kondisi moral masyarakat daripada kebijakan pemerintah. Tidak ada unggahan yang mengkritik kebijakan tertentu, sehingga menurut pembacaan peneliti kebijakan merugikan yang bukan maksiat tidak memiliki kanal respons yang jelas.<br /></span><strong style="font-size: 0.875rem;">Keterbatasan penelitian/implikasi</strong><span style="font-size: 0.875rem;"> – Penelitian ini hanya mencakup tujuh unggahan dari satu penceramah pada satu </span><em style="font-size: 0.875rem;">platform</em><span style="font-size: 0.875rem;"> dan menganalisis konten, bukan resepsi khalayak, sehingga temuan tidak dapat digeneralisasi. Penelitian selanjutnya perlu melibatkan penceramah dan </span><em style="font-size: 0.875rem;">platform</em><span style="font-size: 0.875rem;"> lain serta respons khalayak.<br /></span><strong style="font-size: 0.875rem;">Implikasi praktis</strong><span style="font-size: 0.875rem;"> – Temuan dapat menjadi bahan literasi media digital untuk membantu khalayak membedakan kewajiban agama, doa, dan kritik kebijakan melalui kanal yang sah.<br /></span><strong style="font-size: 0.875rem;">Orisinalitas/nilai</strong><span style="font-size: 0.875rem;"> – Kajian terdahulu tentang media sosial Syafiq Basalamah berfokus pada isi pesan dakwahnya. Penelitian ini menerapkan analisis </span><em style="font-size: 0.875rem;">framing</em><span style="font-size: 0.875rem;"> secara khusus pada pesan ketaatan kepada pemimpin dalam konten ringkas pendakwah Salafi populer.</span></p> Abiano Al Affan Copyright (c) 2026 Abiano Al Affan https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://journal.das-institute.com/index.php/citizen-journal/article/view/1574 Sat, 31 Oct 2026 00:00:00 +0700 Melampaui Dikotomi Akal dan Wahyu: Reaktualisasi Filsafat Ibn Rushd dalam Membangun Rasionalitas Keberagamaan Kontemporer https://journal.das-institute.com/index.php/citizen-journal/article/view/1570 <p><strong>Tujuan</strong> – Penelitian ini menganalisis relasi akal dan wahyu dalam filsafat Ibn Rushd serta merumuskan relevansinya bagi rasionalitas keberagamaan kontemporer, khususnya dalam menghadapi pembacaan agama yang dikotomis.</p> <p><strong>Desain/metodologi/pendekatan</strong> – Penelitian kualitatif berbasis studi kepustakaan ini menggunakan pendekatan filosofis-hermeneutis. Sumber primer meliputi <em>Fasl al-Maqal</em> dan <em>Al-Kashf ‘an Manahij al-Adillah</em>; sumber sekunder mencakup literatur ilmiah tentang epistemologi Ibn Rushd dan rasionalitas keagamaan. Data dianalisis melalui interpretasi tekstual, analisis konseptual atas penalaran demonstratif dan penafsiran wahyu, serta sintesis kritis mengenai otoritas pengetahuan agama.</p> <p><strong>Temuan</strong> – Analisis merumuskan tiga prinsip yang saling berkaitan: koherensi akal dan wahyu, legitimasi interpretasi rasional, dan tanggung jawab epistemik dalam memahami ajaran agama. Ketiganya menempatkan penalaran filosofis sebagai sarana pemahaman yang dapat berdialog dengan otoritas wahyu, bukan sebagai penggantinya. Kerangka ini menawarkan cara untuk menilai klaim keagamaan secara argumentatif sekaligus menyadari tanggung jawab dalam melakukan penafsiran.</p> <p><strong>Keterbatasan penelitian/implikasi</strong> – Kajian ini berfokus pada dua karya Ibn Rushd dan menghasilkan sintesis konseptual; penerapannya dalam praktik keberagamaan kontemporer belum diuji secara empiris. Secara teoretis, sintesis ini memperjelas hubungan antara otoritas wahyu dan kerja penalaran. Penelitian selanjutnya dapat membandingkannya dengan pemikir Muslim lain serta mengkaji penerimaannya dalam pendidikan dan diskusi keagamaan.</p> <p><strong>Implikasi praktis</strong> – Kerangka tersebut dapat digunakan sebagai acuan dalam pembelajaran filsafat Islam dan dialog keagamaan untuk mendorong penalaran kritis, keterbukaan interpretatif, serta kehati-hatian dalam menyatakan kebenaran tafsir.</p> <p><strong>Orisinalitas/nilai</strong> – Berbeda dari pembahasan yang berhenti pada keselarasan akal dan wahyu, kajian ini menyusun epistemologi Ibn Rushd menjadi tiga prinsip analitis untuk membaca rasionalitas keberagamaan masa kini.</p> Jauharotina Alfadhilah, Fadila Ayu Sahara Copyright (c) 2026 Jauharotina Alfadhilah, Fadila Ayu Sahara https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://journal.das-institute.com/index.php/citizen-journal/article/view/1570 Tue, 03 Nov 2026 00:00:00 +0700 Integrasi Teknologi Digital Dalam Pembelajaran Tematik Terpadu Model Webbed Untuk Mengatasi Kesulitan Belajar Siswa Di Sekolah Dasar: Kajian Sistematis https://journal.das-institute.com/index.php/citizen-journal/article/view/1575 <p><strong>Tujuan</strong> – Penelitian ini mensintesis bukti mengenai kesulitan belajar dalam pembelajaran tematik terpadu di sekolah dasar, menelaah penggunaan teknologi digital, dan mengusulkan kerangka integrasinya dalam model Webbed.</p> <p><strong>Desain/metodologi/pendekatan</strong> – Kajian literatur sistematis ini dilaporkan mengikuti PRISMA 2020 dan PRISMA-S. Penelusuran laman penerbit dan jurnal pada 25 Oktober 2026 mencakup publikasi periode 2021–2026. Satu penilai menyaring 70 rekaman unik dan menetapkan 13 studi inti: tiga mengenai kesulitan belajar, tujuh mengenai teknologi digital, dan tiga mengenai model Webbed. Penilaian menggunakan daftar periksa adaptasi lima butir, disertai sintesis naratif; 17 sumber tambahan mendukung metode dan teori.</p> <p><strong>Temuan</strong> – Kesulitan mencakup pemahaman konsep lintas muatan, keterlibatan dan konsentrasi, serta keterampilan dasar membaca dan berhitung. Teknologi digital menunjukkan hasil menjanjikan terutama pada luaran proksi berupa capaian kognitif dan motivasi. Bukti langsung terbatas pada satu intervensi membaca; sebuah tinjauan mengenai peserta didik penyandang disabilitas menilai bukti yang dikajinya lemah. Tidak ada studi inti yang menguji pembelajaran Webbed berbantuan teknologi digital untuk menangani kesulitan belajar.</p> <p><strong>Keterbatasan penelitian/implikasi</strong> – Penelusuran berbasis web, penyaringan oleh satu penilai, dan terbatasnya bukti langsung membatasi kesimpulan. Kerangka usulan memerlukan validasi melalui penelitian berbasis desain, kuasi-eksperimen, atau penelitian tindakan kelas.</p> <p><strong>Implikasi praktis</strong> – Guru dapat menggunakan enam tahap, yaitu perencanaan, diagnosis, pembelajaran lintas muatan, penguatan, remedial, dan refleksi, sebagai panduan sementara untuk merancang dan mengevaluasi pembelajaran.</p> <p><strong>Orisinalitas/nilai</strong> – Kajian menghubungkan tiga kelompok bukti untuk mengusulkan kerangka pembelajaran Webbed berbantuan teknologi digital yang belum divalidasi. Sintesis menunjukkan kelayakan konseptual tanpa membuktikan efektivitasnya.</p> Alfin Hijria Dewantari, Sunhaji Sunhaji Copyright (c) 2026 Alfin Hijria Dewantari, Sunhaji https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://journal.das-institute.com/index.php/citizen-journal/article/view/1575 Tue, 03 Nov 2026 00:00:00 +0700