Simbolisme Budaya dan Religius dalam Novel “Kembara Rindu” Karya Habiburrahman El¬shirazy: Pembacaan Sosio-Spiritual
DOI:
https://doi.org/10.53866/jimi.v5i2.838Keywords:
Simbolisme budaya, simbolisme religius, Kembara Rindu, sastra IslamAbstract
Simbolisme budaya dan religius memainkan peran sentral dalam membentuk narasi dan makna dalam karya sastra, khususnya dalam Kembara Rindu karya Habiburrahman El Shirazy. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap dan menganalisis makna simbolik yang merepresentasikan nilai-nilai budaya serta spiritualitas Islam dalam novel tersebut, serta menelaah bagaimana elemen-elemen tersebut berinteraksi dalam membentuk kesadaran religius tokoh utama. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis wacana kritis dan teori simbol Clifford Geertz sebagai kerangka konseptual. Data dianalisis berdasarkan teks naratif, dialog, serta narasi deskriptif yang mengandung simbol budaya dan religius. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kembara Rindu sarat dengan simbolisme yang merefleksikan perjalanan spiritual dan pencarian jati diri dalam konteks nilai-nilai keislaman, seperti penggunaan simbol perjalanan, air mata, dan masjid sebagai representasi transformasi batin. Simbol budaya seperti tradisi pesantren dan relasi antar tokoh dalam keluarga juga memperkaya makna narasi. Kesimpulannya, simbolisme dalam Kembara Rindu bukan hanya memperkuat aspek estetis, tetapi juga menjadi medium penyampaian pesan moral dan spiritual yang mendalam, menghubungkan pengalaman individual tokoh dengan nilai-nilai universal dalam Islam dan budaya Indonesia.
References
El Shirazy, Habiburrahman. 2019. Kembara Rindu. Jakarta: Republika.
GAMA, C. B. (2018). FONDASI PSIKOPATOLOGI ISLAM: Suatu Pendekatan Psikofilosofis terhadap Konsep Gangguan Jiwa dan Faktor Penyebabnya dalam Al-Qur’an. 3(2), 91–102.
Ibrahim, S. (2010). Telaah the Holy Qur’an Karya Abdullah Yusuf Ali. HUNAFA: Jurnal Studia Islamika, 7(1), 1. https://doi.org/10.24239/jsi.v7i1.105.1-24
McFadden, G., & Ricoeur, P. (1978). Interpretation Theory: Discourse and the Surplus of Meaning. In The Journal of Aesthetics and Art Criticism (Vol. 36, Issue 3, p. 365). https://doi.org/10.2307/430446
Moglen, H., Brantlinger, P., Thesing, W. B., Adams, J. E., Hutcheon, L., Mary, H., Braddon, E., Challenges, S., Bland, M., Kim, S., Nelson, J. G., Williams, R. S., Barthes, R., Reichenbach, A., Bringmann, A., Reader, E. E., Pournaras, C. J., Rungger-Brändle, E., Riva, C. E., … Rini, Amalia, R. (2019). Mythologies Books by Roland Barthes. A Companion to the Victorian Novel, 561(6), 1–513.
Munifah, S. (2021). NilaiNilai Religius Dalam Novel Kembara Rindu Karya Habiburrahman ElShirazy. Jurnal Bahasa Dan Sastra, 8(1), 57–64. https://jurnal.stkippgriponorogo.ac.id/index.php/JBS/article/view/82
Muniroch, S. (2023). Santri’s Concern for Ethics and Morals in Indonesian Pesantren Novel: El Shirazy’s Kembara Rindu. Atlantis Press SARL. https://doi.org/10.2991/978-2-38476-002-2_17
Pangesti, R. D. (2017). CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DALAM PEMIKIRAN BUDAYA JAWA BERDIMENSI “HAMEMAYU HAYUNING BAWANA” (Pendekatan Studi Hermeneutika). Jurnal Riset Akuntansi Dan Bisnis Airlangga, 2(2). https://doi.org/10.31093/jraba.v2i2.42
Shirazy, E., & Suhita, R. (2019). Humanization Dimension in Kembara Rindu Novel. III(Xii), 168–174.
Yessi Fitrian, Marzuan, M. (2021). Cultural Value And Education Value in Kembara Rindu Novel by. Jurnal Pendidikan Tambusai, 5, 4940–4943.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Siti Sulwana, Jarir Jarir, Muhammad Suprapto

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

















