Analisis Komunikasi Persuasif Dalam Konten Edukasi Kesehatan Di Tiktok: Studi Retorika (Ethos, Pathos, Logos) Pada Akun @doctor.incognito_99
An Analysis of Persuasive Communication in Health Education Content on Tiktok: A Rhetorical Study (Ethos, Pathos, Logos) of the @doctor.incognito_99 Account
DOI:
https://doi.org/10.53866/jimi.v6i2.1327Keywords:
Retorika Aristoteles, Edukasi Kesehatan, TikTok, ethos, pathos, logosAbstract
Munculnya healthtainment sebagai akibat dari eksistensi TikTok sebagai platform komunikasi kesehatan telah mendorong para profesional medis untuk membagikan informasi ilmiah melalui format hiburan singkat. Masalah utamanya adalah bagaimana komunikator kesehatan dapat mengembangkan pesan yang akurat dan persuasif dalam konten yang sangat terbatas. Penelitian ini menyelidiki strategi retorika, yang didasarkan pada triad Aristoteles yaitu ethos, pathos dan logos yang digunakan dalam konten edukasi kesehatan di akun TikTok @doctor.incognito_99 serta mengkaji pola interaksi di antara elemen-elemen retorika yang terkait dengan keterlibatan audiens yang tinggi. Pengumpulan data dilakukan dengan pendekatan kualitatif, observasi non-partisipatif, dan dokumentasi. Sampel terdiri dari lima konten yang dipilih melalui purposive sampling dengan kriteria periode unggahan antara September hingga November 2025, konten edukasi kesehatan serta tingkat keterlibatan tertinggi yang diukur menggunakan rumus Engagement Rate by Views. Data dianalisis menggunakan model analisis konten Miles dan Huberman. Hasil menunjukkan bahwa ketiga unsur retorika tersebut hadir secara bersamaan dalam semua konten dengan distribusi yang relatif seimbang di mana logos mencatat skor tertinggi sebesar 24 poin, diikuti oleh ethos dan pathos masing-masing 22 poin. Salah satu temuan utama adalah bahwa konten dengan skor pathos terendah menghasilkan engagement rate (9,9%), yang menunjukkan bahwa keaslian komunikator dan keterkaitan pribadi dapat mengkompensasi minimnya unsur visual dalam konten. Temuan penelitian ini menegaskan bahwa efektivitas komunikasi kesehatan di TikTok bergantung pada kemampuan komunikator dalam mengharmoniskan ketiga unsur retorika secara selaras dengan karakteristik platform dan kebutuhan audiens.
References
Aisyah, M. (2022). Ethos, Pathos, Logos dan Komunikasi Publik: A Systematic Literature. Jurnal Darma Agung, 30(3), 442–469. https://doi.org/10.46930/ojsuda.v30i3.2066
Al Faris, A. N., Seyma, Q. N., Soegiarto, A., Imsa, M. A., & Kholik, A. (2025). Pengaruh Kredibilitas Konten TikTok @dokterdetektif terhadap Minat Beli Produk Skincare. MUKASI: Jurnal Ilmu Komunikasi, 4(3), 496–510. https://doi.org/10.54259/mukasi.v4i3.4353
Andreas-Ibegbulem, C. N., & Oji, M. (2025). Role of Radio in Promoting Primary Health Care among Residents of Isoko North Local Government Area of Delta State, Nigeria. Direct Research Journal of Social Science and Educational Studies, 13(3), 81–89.
Fatika, R. A. (2024). 10 Negara dengan Pengguna TikTok Terbesar, Indonesia Urutan Berapa? https://data.goodstats.id/statistic/10-negara-dengan-pengguna-tiktok-terbesar-indonesia-urutan-berapa-xFOgI#google_vignette
Hakim, M. R. P., & Rahmawati, F. N. (2025). Gaya Komunikasi dalam Konten Edukasi Kesehatan di TikTok: Analisis Akun @Aymanalts. Jurnal Media Akademik (JMA), 3(6). https://doi.org/10.62281/v3i6.2343
Jacobus, G. A., & Candraningrum, D. A. (2025). Analisis Resepsi Konten Berbagi Uang di Akun TikTok @Williesalim. Prologia, 9(1), 199–206. https://doi.org/10.24912/pr.v9i1.33403
Laksana, A. P., & Rahmawati, F. N. (2025). Penerapan Teori Retorika Aristoteles dalam Meningkatkan Literasi Kesehatan Gigi melalui TikTok: Studi Kasus Akun @drgputrirahmina. JMA, 3(6). https://doi.org/10.62281/v3i6.2345
Muhazzib, N., & Hapsari, T. B. (2025). Digital Preaching Rhetoric on TikTok Media: Case Study of Habib Husein Ja’far Account. MUHARRIK: Jurnal Dakwah Dan Sosial, 8(1), 199–212. https://doi.org/10.37680/muharrik.v8i1.7553
Pardede, C. B. L., & Iqbal, M. (2025). Overclaim Skincare di Media Sosial: Studi Kasus pada Akun TikTok @dokterdetektif. AR-RUMMAN: Journal of Education and Learning Evaluation, 2(2), 303–310. https://doi.org/10.57235/arrumman.v2i2.7390
Qomaruddin, & Sa’diyah, H. (2024). Kajian Teoritis tentang Teknik Analisis Data dalam Penelitian Kualitatif: Perspektif Spradley, Miles dan Huberman. Journal of Management, Accounting, and Administration, 1(2), 77–84. https://doi.org/10.52620/jomaa.v1i2.93
Saputra, R., Syahrani, Z., Rahmadani, S., & Prihadi, D. (2025). Eksplorasi Engagement Rate dan Strategi Konten TikTok Tasya Farasya: Validasi Model Komunikasi Pemasaran Digital. Journal of Management, Education and Communication (JMEC), 3(1), 35–49. https://doi.org/10.64685/jmec.v3i1.42
Serlly. (2025). Pendekatan Komunikasi Persuasif di Akun TikTok @somethincofficial untuk Meningkatkan Interaksi dengan Pengikut. Warta Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia, 8(1), 182–191. https://doi.org/10.25008/wartaiski.v8i1.367
Sulistiyo, U. (2023). Buku Ajar Metode Penelitian Kualitatif. PT Salim Media Indonesia.
Wafa, I. (2025, November 13). Orang Indonesia Habiskan 44 Jam per Bulan Main TikTok pada 2025. https://data.goodstats.id/statistic/orang-indonesia-habiskan-44-jam-per-bulan-main-tiktok-pada-2025-GGb0C
Wang, D., Balapal, N., Ankem, A., Shyamsundar, S., Balaji, A., Kannikal, J., Bruno, M., He, S., & Chong, P. (2023). Primary Perspectives in Meme Utilization as a Digital Driver for Medical Community Engagement and Education Mobilization: Pre-Post Study. JMIR Human Factors, 10, e40244. https://doi.org/10.2196/40244
Zuniar, M. A., & Rahmawati, F. N. (2025). Analisis Gaya Komunikasi Kesehatan Akun TikTok @draliphildan. Jurnal Media Akademik (JMA), 3(6). https://doi.org/10.62281/v3i6.2358
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Nabila Tusyifa Majidz, Nawiroh Vera, Rocky Prasetyo Jati

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

















