Persepsi Wajib Pajak Badan Terhadap Penggunaan Core Tax Administration System Dalam Pelaporan SPT Masa

Corporate Taxpayers' Perceptions of the Use of the Core Tax Administration System in Periodic Tax Return Reporting

Authors

  • Giokvannie Vernaya Tanty Universitas Pendidikan Ganesha
  • I Nyoman Putra Yasa Universitas Pendidikan Ganesha
  • Nyoman Ari Surya Dharmawan Universitas Pendidikan Ganesha

DOI:

https://doi.org/10.53866/jimi.v6i1.1258

Keywords:

Core Tax Administration System, UTAUT, Kepatuhan Wajib Pajak Badan, Digitalisasi Perpajakan, SPT Masa

Abstract

Implementasi Core Tax Administration System dalam pelaporan Surat Pemberitahuan Masa merupakan bagian dari transformasi digital administrasi perpajakan di Indonesia yang bertujuan meningkatkan efektivitas dan transparansi pengelolaan pajak. Penelitian ini menggunakan pendekatan Unified Theory of Acceptance and Use of Technology dengan metode kualitatif melalui wawancara mendalam terhadap wajib pajak badan sebagai pengguna sistem di lingkungan perusahaan. Data dianalisis secara deskriptif dengan mengelompokkan temuan berdasarkan konstruk performance expectancy, effort expectancy, facilitating conditions, dan social influence. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari aspek performance expectancy, sistem dipersepsikan mampu meningkatkan integrasi data perpajakan, memperkuat transparansi informasi, serta mempermudah pemantauan kewajiban pajak melalui fitur pelacakan status dan pre-populated sehingga mendorong keteraturan administrasi. Namun demikian, pada aspek effort expectancy, persepsi kemudahan penggunaan masih dipengaruhi oleh kendala teknis seperti perlambatan server, gangguan akses, kegagalan penyimpanan data, session timeout, serta hambatan login, terutama pada periode mendekati batas waktu pelaporan. Pada aspek facilitating conditions, panduan dan sosialisasi dari otoritas pajak dinilai cukup informatif, meskipun peningkatan stabilitas sistem dan respons teknis yang lebih cepat masih diperlukan. Sementara itu, dari aspek social influence, penggunaan sistem lebih dipengaruhi oleh sifatnya yang wajib sebagai kebijakan pemerintah dibandingkan tekanan lingkungan sosial. Secara keseluruhan, sistem dipersepsikan memberikan manfaat kinerja yang positif, namun optimalisasi penerimaan dan pengalaman pengguna masih bergantung pada perbaikan aspek teknis serta penguatan dukungan instansi.

References

Alfansyur, A., & Mariyani. (2020). Seni Mengelola Data : Penerapan Triangulasi Teknik , Sumber dan Waktu pada Penelitian Pendidikan Sosial. Historis : Jurnal Kajian, Penelitian & Pengembangan Pendidikan Sejarah, 5(2), 146–150.

Amiliyah, P., Prihastiwi, D. A., Tidar, U., & Potong, B. (2025). Penerapan Sistem Coretax Untuk Meningkatkan Kinerja Pembuatan Bukti Potong (BUPOT) Pada Pph Pasal 23; Pendekatan Kualitatif (Studi Kasus Kantor Konsultan Pajak Semarang). Jurnal Akuntansi Edukasi Nusantara ICMA, 55–66.

Aqilah, S., Wolor, C. W., & Utari, E. D. (2025). Analisis Efisiensi Administrasi Core Tax Administration System (CTAS): Studi Kasus pada PT X. MASMAN: Master Manajemen, 2, 205–215. https://ejournal-nipamof.id/index.php/MASMAN/article/view/829/930

Creswell, J. W. (2015). Penelitian kualitatif & desain riset. Pustaka Pelajar.

DDTCNews. (2025). Artikel ini telah tayang di Update! DJP Jelaskan Coretax Tak Ditunda, Beroperasi Bareng Fitur Lama. https://news.ddtc.co.id/berita/nasional/1808758/update-djp-jelaskan-coretax-tak-ditunda-beroperasi-bareng-fitur-lama

Dharmawan, N. A. S., Astawa, I. G. P. B., & Chiva, K. (2021). The Meaning of Tax for Gen-Z A Study on Non-Economic Faculty Students at Ganesha University of Education. Proceedings of the 6th International Conference on Tourism, Economics, Accounting, Management, and Social Science (TEAMS 2021), 197(Teams), 551–554. https://doi.org/10.2991/aebmr.k.211124.079

Direktorat Jendral Pajak. (2024). Menjelang Peluncuran Coretax, Pajak Pekanbaru Tampan Bekali Wajib Pajak dengan Edukasi Coretax. https://www.pajak.go.id/

Direktorat Jendral Pajak. (2025). Transformasi Digital Administrasi Perpajakan: Core Tax Administration System (CTAS). 23 April 2025. https://www.pajak.go.id/id/reformdjp/coretax

Dwi Andika, K., & Putra Yasa, I. N. (2020). Pengaruh Technology Acceptance Model terhadap Penggunaan e-Filing. Jurnal Ilmiah Akuntansi Dan Humanika, 10(3), 267–275.

Herawati, N. T., Yasa, I. N. P., Resmi, N. N., & Yastini, N. L. G. (2022). The Role of Tax Literacy on Economics Undergraduated Students’ Tax Awareness. Jurnal Ilmiah Akuntansi, 7(1), 111–127. https://doi.org/10.23887/jia.v7i1.44067

Khusniah, W., Riris Merbaka, Z., Pahala, I., Wahono, P., & Bisnis, F. E. (2025). The Role of Digital Coretax Technology in Enhancing Corporate Income Tax Compliance. The Future of Education Journal, 4(6), 1–8. https://journal.tofedu.or.id/index.php/journal/index

Korat, C., & Munandar, A. (2025). Penerapan Core Tax Administration System (CTAS) Langkah Meningkatkan Kepatuhan Perpajakan Di Indonesia. Jurnal Riset Akuntansi Politala, 8(1), 16–29. https://doi.org/10.34128/jra.v8i1.453

Maliki, M. A. Al. (2025). Studi Literatur: Analisis Penerapan Aplikasi CoreTax dalam Sistem Perpajakan. EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi, 4(3), 5132–5140. https://doi.org/10.56799/ekoma.v4i3.6914

Moleong, L. J. (2004). Metodologi penelitian kualitatif (ed. revisi). Remaja Rosda Karya.

Purnomo, T., Sadiqin, A., & Arvita, R. (2025). Analisis Implementasi Aplikasi Pajak CoreTax dalam Meningkatkan Kepatuhan dan Efisiensi Pelaporan Pajak di Indonesia. Journal Of Economics, Business, Management, Accounting And Social Sciences, 3(2), 114–118. https://doi.org/10.63200/jebmass.v3i2.181

Rachman, A. (2025). 34 Masalah Coretax DJP yang Bikin Konsultan Pajak Se-Indonesia Pusing. CNBC Indonesia. https://www.cnbcindonesia.com/news/20250117082110-4-603883/34-masalah-coretax-djp-yang-bikin-konsultan-pajak-se-indonesia-pusing

Rahmawati, D., & Rustiyaningsih, S. (2022). Pengaruh Kualitas Pelayanan, Sanksi Perpajakan, Biaya Kepatuhan Pajak, Penerapan E-Filling, Dan Kesadaran Wajib Pajak Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak. JRMA | Jurnal Riset Manajemen Dan Akuntansi, 9(3). https://doi.org/10.33508/jrma.v9i3.1066

Santina, R. O., Hayati, F., & Oktariana, R. (2021). Analisis peran orangtua dalam mengatasi perilaku

sibling rivalry anak usia dini. Jurnal Ilmiah Mahasiswa, 2(1). https://jim.bbg.ac.id/pendidikan/article/download/319/156

Sirait, D. T. H., Satria, D., & Basri, H. (2024). Analisis Adopsi Teknologi Bank Digital Dengan UTAUT2 dan Trust Penduduk Jakarta. Innovation and Business: Jurnal Ilmu Manajemen, Bisnis Dan Keuangan (Innobiz), 1(1), 87–96.

Sujana, E., & Dharmawan, N. A. S. (2023). Audit Quality Improvement and the Role of Risk: Audit as a Moderator. Australasian Accounting, Business and Finance Journal, 17(4), 213–228. https://doi.org/10.14453/aabfj.v17i4.14

Venkatesh, V., Morris, M. G., Davis, G. B., & Davis, F. D. (2003). User acceptance of information technology: Toward a unified view. MIS Quarterly: Management Information Systems, 27(3), 425–478. https://doi.org/10.2307/30036540

Venkatesh, V., Thong, J. Y. L., & Xu, X. (2016). Unified theory of acceptance and use of technology: A synthesis and the road ahead. Journal of the Association for Information Systems, 17(5), 328–376. https://doi.org/10.17705/1jais.00428

Yasa, I. N. P. (2015). Pengujian Kewajiban Moral Dan Biaya Kepatuhan Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak. E-Jurnal Akuntansi, 16(2), 39–55.

Yasa, I. N. P., Devi, S., & Martadinata, I. P. H. (2020). Relevansi Slippery Slope Theory Ditinjau Dari Perspektif Gender Wajib Pajak. InFestasi, 16(1), 13–27. https://doi.org/10.21107/infestasi.v16i1.6628

Yasa, I. N. P., Kesawa, A. P., & Dewi, N. M. P. (2020). Kepatuhan Memediasi Pengaruh Kesadaran, Reformasi dan Persepsi atas Sanksi terhadap Penerimaan Pajak Daerah. Jurnal Ilmiah Akuntansi, 5(1), 106. https://doi.org/10.23887/jia.v5i1.24695

Yasa, I. N. P., & Martadinata, I. P. H. (2019). Taxpayer Compliance from the Perspective of Slippery Slope Theory: An Experimental Study. Jurnal Akuntansi Dan Keuangan, 20(2), 53–61. https://doi.org/10.9744/jak.20.2.53-61

Yasa, I. N. P., Martadinata, I. P. H., & Astawa, I. G. P. B. (2020). Peran Theory of Planned Behavior Dan Nilai Kearifan Lokal Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak: Sebuah Kajian Eksperimen. EKUITAS (Jurnal Ekonomi Dan Keuangan), 3(2), 149–167. https://doi.org/10.24034/j25485024.y2019.v3.i2.4082

Yasa, I. N. P., & Prayudi, M. A. (2019). Nilai-nilai etika berbasis kearifan lokal dan perilaku kepatuhan perpajakan. Jurnal Ekonomi Dan Bisnis, 22(2), 361–390. https://doi.org/10.24914/jeb.v22i2.2527

Downloads

Published

2026-03-09

How to Cite

Tanty, G. V., Putra Yasa , I. N. ., & Surya Dharmawan, N. A. . (2026). Persepsi Wajib Pajak Badan Terhadap Penggunaan Core Tax Administration System Dalam Pelaporan SPT Masa : Corporate Taxpayers’ Perceptions of the Use of the Core Tax Administration System in Periodic Tax Return Reporting. Citizen : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia, 6(1), 196–205. https://doi.org/10.53866/jimi.v6i1.1258