Habitus Moral dan Harmoni Sosial di Kedai Kopi Kong Djie Belitung
Moral Habitus and Social Harmony at Kong Djie Belitung Coffee Shop
DOI:
https://doi.org/10.53866/jimi.v5i6.1067Keywords:
etnisitas, ruang sosial, harmoni sosial, habitus moral, budaya ngopiAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana nilai-nilai etnis, prinsip hidup pemilik, dan praktik budaya ngopi di Kedai Kopi Kong Djie membentuk ruang sosial yang harmonis di tengah masyarakat multietnis Belitung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus tunggal. Data diperoleh melalui observasi lapangan, wawancara mendalam dengan penanggung jawab kedai, serta dokumentasi dari media lokal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa eksistensi Kong Djie tidak hanya ditopang oleh kualitas kopi, tetapi juga oleh nilai-nilai moral yang dijunjung tinggi seperti kejujuran, keterbukaan, humor, dan tanggung jawab sosial. Interaksi sosial di kedai memperlihatkan bentuk harmoni yang melampaui batas etnis dan status sosial, sehingga menolak asumsi dasar teori etnisitas Barth tentang batas kelompok, teori ruang sosial Bourdieu tentang dominasi modal, dan teori solidaritas sosial Durkheim yang berorientasi pada struktur normatif. Temuan ini menegaskan bahwa harmoni sosial di Kong Djie tumbuh dari praktik moral dan habitus keseharian, bukan dari kesamaan etnis atau sistem sosial formal. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan studi sosiologi budaya dengan menunjukkan bahwa moralitas lokal dapat menjadi fondasi integrasi sosial dalam masyarakat plural.
References
Ali, M. H., Ningsih, L. S. R., Santoso, R. P., Laili, C. N., Ardiana, M., & Thahirrah, N. N. (2024). Green experiential marketing dalam meningkatkan loyalitas pelanggan pada bisnis coffee shop (Studi pada Kedai Kopi Ramah Lingkungan se-Kabupaten Jombang). Journal of Science and Social Research, 7(4), 1527–1536.
Antaranews. (2016). Kisah sukses Kopi Kong Djie. Retrieved from https://www.antaranews.com/berita/549998/kisah-sukses-kopi-kong-djie
Antaranews. (2019). Tradisi ngopi masih kental di Belitung. Retrieved from https://www.antaranews.com/berita/549819/tradisi-ngopi-masih-kental-di-belitung
Antaranews. (2022). Nikmatnya kopi di warkop tertua Belitung yang berusia hampir 80 tahun. Retrieved from https://www.antaranews.com/berita/549998/kisah-sukses-kopi-kong-djie
Braun, V., & Clarke, V. (2006). Using thematic analysis in psychology. Qualitative Research in Psychology, 3(2), 77–101.
Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2018). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (5th ed.). Thousand Oaks, CA: SAGE Publications.
Djami, M. B. (2020). Ngopi: Memaknai aktivitas minum kopi dalam konteks budaya populer. Sola Gratia: Jurnal Teologi Biblika dan Praktika, 1(1), 82–98.
Fauzi, P., Zahri, T. A., Aji, D. S., & Fajaliandra. (2025). Awareness bonding pelanggan kedai kopi dan implikasinya terhadap ketahanan ekonomi di Kota Pangkalpinang. Remik: Riset dan E-Jurnal Manajemen Informatika Komputer, 9(1), 198–200.
Gumulya, D., & Helmi, I. S. (2017). Kajian budaya minum kopi Indonesia. Dimensi, 13(2), 153–172.
Kompas. (2019). Mencicip kopi hitam tanpa ampas khas Kedai Kong Djie di Belitung. Retrieved from https://travel.kompas.com/read/2019/11/18/203000427/mencicip-kopi-hitam-tanpa-ampas-khas-kedai-kong-djie-di-belitung
Lamont, C. (2015). Research methods in international relations. London: SAGE Publications.
Maspul, K. A. (2024). Integrating literacy gardens with the coffee value chain to promote sustainable knowledge innovation. Jurnal Indragiri Penelitian Multidisiplin, 4(2), 1–9.
Nestiti, L. G., Yusuf, Y., & Resdati. (2022). Budaya konsumsi kopi sebagai gaya hidup the leisure class pada generasi Z di Coffee Shop Ugoku.co dan Titik Kumpul Coffee Brewers Kecamatan Sekupang Kota Batam. Jurnal Cakrawala Ilmiah, 1(10), 2599–2608.
Nurhayati, A., Akbari, S., Lailatun, N. E., & Saridawati. (2024). Model bisnis eco-friendly UMKM Kopi Benda (Fenomenologi penggunaan sepeda elektrik dalam industri kopi di era digital). Pediaqu: Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora, 3(4), 5233–5245.
Observasi Lapangan oleh Peneliti di Kedai Kopi Kong Djie Siburik, Tanjungpandan, Belitung, 14–15 September 2025.
Rafsanjani, M. A. (2022). Sebiji Kopi Ditangan Petani, Secangkir Kopi Ditangan Barista: Kajian Mengenai Barista Dan Perannya Dalam Budaya Kopi Di Jogja. Journal Sosiologi, 5(1), 29-36.
Rahayu, L. M., Noorman, S., & Fakhrunnisa, R. (2019). Kopi Priangan: Pengukuhan identitas melalui budaya ngopi dan bermedsos (media sosial). Jurnal Sosioteknologi, 18(3), 408–421.
Setyawan, A., Karsimin, & Pantjaningsih, P. (2023). Strategi pemasaran digital bisnis kedai kopi. Journal of Economics and Business UBS, 12(4), 2400–2408.
Solikatun, Kartono, D. T., & Demartoto. (2015). Perilaku konsumsi kopi sebagai budaya masyarakat konsumsi: Studi fenomenologi pada peminum kopi di kedai kopi Kota Semarang. Jurnal Analisa Sosiologi, 4(1), 60–74.
Taqwadin, D. A., Sulaiman, A. N., Akmal, S., & Fauzan, I. (2019). Potensi budaya minum kopi (ngopi) dalam membangun koeksistensi masyarakat Aceh pasca-konflik. Jurnal Ilmiah Islam Futura, 19(1), 86–102.
Travelerien. (2017). Kedai Kopi Kong Djie: Obat kangen kuliner Belitung legendaris. Retrieved from https://www.travelerien.com/2017/08/kedai-kopi-kong-djie-jakarta-biak-obat-kangen-kuliner-belitung-legendaris.html
Wahyudin, A., Sari, M. P., & Maftukhah, I. (2024). Sustainability analysis KNK Koffee Resources. Indonesian Journal of Devotion and Empowerment, 6(1), 61–69.
Waskita, G. S., Ashari, D. R. W., Eldon, M., Al Haris, M. B., & Rifa’i, A. (2024). Integrating sustainable development goals into coffee shop operations: Insights from Kedai Kosim, Indonesia. Jurnal Sinda, 4(3), 243–252.
Wawancara dengan Bang Boy, Penanggung Jawab Kedai Kopi Kong Djie Siburik, Tanjungpandan, Belitung, 14–15 September 2025.
Yusuf, E. S., Fahmi, I., & Indrawan, R. D. (2022). Strategi keberlanjutan dan model bisnis kopi Arabika di Jawa Barat: Studi kasus di Kabupaten Garut. Analisis Kebijakan Pertanian, 20(1), 73–94.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Akbar Farid, Tri Indrayati, Wilda Afriani, Muhammad Hayyi' Lana Alkhan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

















